Fakta Unik Dunia

Menyajikan Informasi Fakta Unik Dunia

Teknologi

Mesin Resin Terbaru yang Ampuh untuk Pemurnian Air Garam

Mesin Resin Terbaru yang Ampuh untuk Pemurnian Air Garam

Mesin Resin Terbaru yang Ampuh untuk Pemurnian Air Garam

Mesin Resin Terbaru yang Ampuh untuk Pemurnian Air Garam

GENERASI baru dari resin pertukaran ion (ion exchange) Lewatit yang terdispersi dengan baik dari Lanxess telah terbukti keampuhannya secara nyata.

Mesin resin Lewatit MDS gubahan Lanxess itu secara signifikan meningkatkan efisiensi pengolahan air garam dalam elektrolisis klor-alkali dengan menggunakan metode membran.

Resin ini memberi kontribusi yang efektif untuk mencegah kerusakan pada membran pertukaran ion generasi terbaru yang digunakan untuk elektrolisis, yang menjadi semakin sensitif, sehingga memperpanjang umur layanan membran tersebut dan mengurangi biaya energi dari proses.

Technical Marketing Manager di unit bisnis Liquid Purification Technologies

Lanxess, Jenny Barbier, mempresentasikan jenis baru resin pertukaran ion yang diterapkan untuk melindungi membran ini pada Seminar FlemionTM, yang diselenggarakan di Amsterdam, Belanda, bulan lalu.

Dalam proses elektrokimia elektrolisis klor-alkali, sodium hidroksida, gas klorin, dan hidrogen dihasilkan dari larutan garam yang sangat terkonsentrasi (air garam/brine), yang merupakan bahan kimia dasar yang penting untuk memproduksi PVC, kertas, selulosa, disinfektan, dan pemutih.

Metode membran dikembangkan untuk tujuan ini pada 1970-an.

Metode itu dapat dijalankan secara efisien dan aman, menawarkan penghematan

energi sekitar 25% jika dibandingkan dengan proses-proses lain, serta tidak memerlukan merkuri atau asbes. Karena hal ini dan beberapa keuntungan lainnya, metode ini telah digunakan selama lebih dari dua dekade untuk semua tanaman baru dan tanaman yang lebih tua semakin dikonversi ke metode membran.

Karena kotoran dapat secara ireversibel merusak membran pertukaran ion terfluorinasi yang berbiaya tinggi dan digunakan dalam elektrolisis, air garam tersebut dimurnikan secara menyeluruh dengan menggunakan pertukaran ion.

“Melalui resin chelating berpori makro dengan penyebaran tunggal

(monodisperse) yang sangat halus dari seri Lewatit MDS, pemurnian air garam dalam elektrolisis klor-alkali dengan menggunakan metode membran dapat dibuat jauh lebih efisien,” kata Barbier dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/12).

 

sumber :

https://teknosentrik.com/

Comments are Closed

Theme by Anders Norén