Fakta Unik Dunia

Menyajikan Informasi Fakta Unik Dunia

Teknologi

Tahun Politik, Hoax Makin Merajalela

Tahun Politik, Hoax Makin Merajalela

Tahun Politik, Hoax Makin Merajalela

Tahun Politik, Hoax Makin Merajalela

Hoax seakan menjadi sel kanker yang menggerogoti pembacanya. Konten hoax jelas meresahkan bahkan menyesatkan yang membacanya. Bahkan hoax cenderung mempengaruhi kondisi psikologis pembacanya.

“Hoax ini mengancam orang terdekat. Akibatnya orang merasa cemas setelah

mendengar kabar hoax. Dengan begitu, orang tersebut mudah percaya dengan hoax tersebut,” ujar Presidium Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia), Anita Wahid disela acara Babe di Thamrin, Jakarta, Kamis (28/2/2019).
Anthonius Malau, Kepala Subdirektorat Pengendalian Konten Internet Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Kominfo (tengah) bersama tim Babe dan Mafindo
Anthonius Malau, Kepala Subdirektorat Pengendalian Konten Internet Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Kominfo (tengah) bersama tim Babe dan Mafindo (Donnie/Selular.ID)

Sebenarnya, hoax sudah beredar lama menurut Anita. Apalagi di tahun politik ini, semakin banyak hoax yang beredar. Banyak beredar berita hoax seputar dunia politik.

“Dampak lain juga terasa dalam kehidupan sosial di masyarakat. Akibat percaya

dengan hoax masyarakat jadi terpecah belah,” ucap Anita.

Disampaikan Anita, hoax tersebut juga membuat ketidakpercayaan terhadap yang diberitakan tersebut. Misalnya, perorangan, golongan atau sebagainya.

Inilah yang membuat hoax menjadi konten negatif. Sebab kontenya cenderung negatif bahkan provokatif.

Penyebaran hoax juga semakin luas melalui situs, internet dan jejaring sosial.

Sejumlah pihak terus memerangi konten hoax dan negatif, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo). Kominfo juga mengkategorikan hoax sebagai konten negatif.

Kominfo akan terus memerangi hoax. Selain itu aplikasi konten agregator Babe (Baca Berita) juga terus memerangi hoax di platformnya.

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/

Comments are Closed

Theme by Anders Norén